Politik

Demokrat: Sumber Dana 405 T untuk Covid-19 Harus Jelas |BCC Indonesia

Politikus Demokrat menyambut positif dana Rp405,1 triliun untuk tanggulangi Covid-19.

BBCINDO.COM, JAKARTA — Politikus Partai Demokrat Renanda Bachtar menyambut positif dana Rp405,1 triliun yang dianggarkan pemerintah untuk menanggulangi wabah Covid-19 dan dampaknya. Namun, penganggaran itu harus diawasi dan jelas sumbernya. 

“Sudah benar dari sisi kebutuhannya, tapi perlu kita awasi dari sisi asal sumber dana dan pengalokasiannya, apakah sudah tepat, proporsional dan antisipasi kemungkinan kebocorannya,” kata Renanda Rabu (1/4).

Renanda berharap, dana 405,1 triliun itu berasal dari hasil realokasi atau pemangkasan anggaran yang bisa ditunda, misalnya Infrastruktur, Saldo Anggaran Lebih (SAL), Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) maupun realokasi lainnya. Ia berharap, dana tersebut bukan berasal dari utang. 

“Jangan sampai pemerintah tidak punya sense of crisis, berhutang padahal bisa berhemat dengan memangkas proyek-proyek yang bisa ditunda. Ini krisis, jangan business as usual,” ujar Renanda. 

Renanda menambahkan, pemerintah harus menghitung dengan cermat biaya penanganan kesehatan dan dampak sosial ekonomi dengan alokasi yang tepat. Keselamatan rakyat, kata dia, harus jadi jadi komponen dan pertimbangan utama apakah alokasi 75 T dari 405,1 T khusus utk penanganan kesehatan itu cukup atau kurang.

Ia juga berharap, jangan sampai para pembuat kebijakan terkait pengadaan atau persetujuan dana tersebut terlibat dalam penyalahgunaan dana.  “Jangan jadi bancakan parpol dan atau atas hasil kerjasama dengan pihak pelaksana/penyedia jasa. Jangan ada siapapun yang menari-nari di atas penderitaan saudara-saudara sebangsa dan setanah airnya,” katanya.

 



Sumber Berita

Klik untuk komentar

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top