Dunia

Demonstran Afghanistan Tewas dalam Bentrokan dengan Polisi

Para pejabat di Afghanistan tengah, Sabtu (9/5), mengatakan bentrokan – demonstran dan polisi telah menewaskan sedikitnya empat warga sipil, termasuk seorang jurnalis, dan melukai 14 lainnya.

Kekerasan itu terjadi sementara penutupan aktivitas dan penutupan perbatasan dengan negara tetangga terkait virus corona, telah mengganggu pengiriman makanan ke Afghanistan. Pembatasan-pembatasan itu menyebabkan kenaikan harga di negara dimana para pejabat memperkirakan lebih dari 50 persen populasi hidup di bawah garis kemiskinan.

Bentrokan pada Sabtu (9/5) itu pecah setelah puluhan orang berkumpul di luar kantor gubernur di provinsi miskin, Ghor, untuk memprotes apa yang mereka katakan minimnya bantuan resmi untuk keluarga-keluarga miskin.

Gubernur Provinsi Nasar Khazi mengatakan kepada bccindo.com, sebagian demonstran membawa senjata dan berusaha menyerang dan membakar kantornya, sebelum polisi melepaskan tembakan untuk membubarkan massa. Dia mengatakan bentrokan juga melukai empat personil keamanan Afghanistan.

Para pengunjukrasa mengatakan seorang jurnalis radio lokal juga termasuk korban tewas.

Kementrian kesehatan masyarakat Afghanistan telah mengukuhkan infeksi virus corona melebihi 4.000, termasuk 106 kematian, hingga Sabtu (9/5). [vm/ft]



Sumber Berita

Klik untuk komentar

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top