Redaksi

Dengan Satu Bursa, Indonesia bisa kontrol Pasar Timah Dunia

Jakarta- Sulit dibantah, Indonesia menjadi salah satu penyedia (supplier) komoditas timah terbesar di dunia. Harga timah dunia mengikuti acuan dari bursa berjangka di dalam negeri, dalam hal ini Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) atau BKDI.

Indonesia telah memiliki acuan harga timah ekspor melalui mekanisme pasar fisik yang diselenggarakan Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX). Hingga saat ini, harga timah ICDX yang mencerminkan sebagai negara produsen timah telah mempengaruhi pasar timah lainnya yang ada di mancanegara. Bahkan, terkadang harga timah ICDX jauh lebih menarik bagi smelter dibandingkan pasar lainnya.

Dalam menentukan harga komoditas timah, London Metal Exchange (LME) atau bursa berjangka di London dan The Kuala Lumpur Tin Market (KLTM) atau bursa berjangka di Malaysia mengikuti harga timah yang ditentukan oleh BKDI.

Indonesia adalah penyedia komoditas terbesar di dunia sedangkan bursa berjangka di London bukan merupakan negara produsen timah. BKDI atau ICDX sejak 2013 telah mengembangkan komoditas timah menjadi produk yang bisa diperdagangkan di bursa berjangka di Indonesia. Karena itu menjadi patokan harga komoditas timah di dunia. Semenjak itu LME dan KLTM menjadikan Indonesia sebagai referensi harga komoditas timah.

Seperti di ketahui, Bursa Komoditi seperti bursa saham, tetapi produk yang diperdagangkan bukan saham melainkan komoditi. Sehingga Bursa Komoditi merupakan tempat pertemuan antara permintaan dan penawaran komoditas dan derivatifnya, Bursa Komoditi memegang peranan penting sebagai pasar perdagangan komoditas.

Nah, posisi dari pembentukan harga di BKDI sudah memenuhi kontribusi dunia. Jadi Indonesia memenuhi kontribusi terhadap dunia. Hingga saat ini, negara impor timah batangan terbesar di dunia, yakni Singapura, kemudian diikuti oleh Belanda, India, Jepang, dan Taiwan. Sementara, lima negara impor timah batangan dari Indonesia, yakni Singapura, Netherlands, India, Taiwan, dan Jepang.

Adapun, untuk negara ekspor terbesar timah yakni Indonesia, kemudian diikuti oleh Malaysia, Singapura, Peru, dan Bolvia. Sedangkan untuk negara yang menggunakan timah terbesar yakni China, kemudian diikuti oleh Amerika Serikat (AS), Jepang, Jerman, dan Korea.

Penunjukan Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI/ICDX) sebagai bursa timah internasional di Indonesia oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dengan ditetapkannya PERMENDAG RI No. 78/M-DAG/PER/12/2012 pada tanggal 14 Desember 2012. Kemduian diperkuat oleh SK BAPPEBTI dengan nomor 08/BAPPEBTI/KEP-PBK/08/2013 tentang penetapan bursa berjangka sebagai penyelenggara Bursa TImah kepada PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia pada tanggal 19 Agustus 2013.(*)

Dengan Satu Bursa, Indonesia bisa kontrol Pasar Timah Dunia
Klik untuk komentar

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top