Politik

DPP PAN Diyakini Tolak Pengunduran Diri Hanafi Rais |BCC Indonesia

Hanafi disebut tak memiliki masalah di internal PAN.

BBCINDO.COM, JAKARTA — Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Saleh Partaonan Daulay, menilai Hanafi Rais merupakan sosok kader yang baik dan pekerja keras. Ia yakin DPP akan menolak pengunduran diri dari putra sulung Amien Rais itu.

“Saya tidak mau mendahului hasil pembahasan internal partai. Tetapi saya yakin dan percaya bahwa pengunduran diri Hanafi Rais tersebut akan ditolak partai,” ujar Saleh, Kamis (7/5).

Menurutnya, Hanafi adalah sosok kader yang dapat dijadikan sebagai teladan dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat. Bahkan, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, kata Saleh, sering memuji kontribusi Hanafi.

“Saya sendiri sering mendengar bang Zulhas menyampaikan rasa sayangnya kepada Mas Hanafi. Terutama melihat kegigihan dan hasil kerja Mas Hanafi,” ujar Saleh.

Selain itu, Hanafi disebutnya tak memiliki masalah di internal PAN. Justru sebaiknya, kontribusinya sangat signifikan dalam pemilihan legislatif sebelumnya.

“Insya Allah Mas Hanafi akan tetap ada di PAN. Kalaupun ada hal-hal yang dinilai perlu diperbaiki, akan didiskusikan dan dibicarakan secara baik-baik,” ujar Saleh.

Meski begitu, ia mengonfirmasi bahwa surat pengunduran diri Hanafi telah diterima oleh DPP PAN. Namun secara administratif, surat itu masih belum diterima secara formal karena belum adanya pembahasan mengenai hal tersebut.

“Kalau mau masuk partai, kan ada prosesnya. Begitu juga sebaliknya, jika ada yang mengundurkan diri, tentu ada prosesnya. Semua akan dibicarakan dengan arif dan bijaksana,” ujar Ketua DPP PAN itu.

Keinginan Hanafi keluar dari PAN tertera dalam surat pengunduran diri tertanggal 5 Mei 2020. Surat tersebut ditandatangani olehnya langsung di atas materai.

“Bersama surat ini, saya menyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan DPP PAN 2020-2025, dari Ketua Fraksi PAN DPR RI, dan dari anggota DPR RI Fraksi PAN 2019-2024,” ujar Hanafi lewat surat pengunduran dirinya, Selasa (5/5).

Dalam surat tersebut, Hanafi menjelaskan PAN telah melewati Kongres V yang penuh kekerasan dan mencoreng wajah partai. Padahal, forum lima tahunan tersebut seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki partai.

“Saya menilai PAN melewatkan momentum di atas untuk memperbaiki diri lebih bijaksana dalam berorganisasi dan bersikap,” ujar Hanafi.



Sumber Berita

Klik untuk komentar

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top