Redaksi

Dua Bursa Timah Bakal Bikin Eksportir Timah Indonesia “Nyungsep”

Jakarta- Timah merupakan komoditas strategis dan merupakan komoditi tambang ekspor unggulan di Indonesia yang tidak terbarukan dan tergantikan. Kenyataannya, bangsa kita Indonesia merupakan produsen timah nomor 2 di dunia dan eksportir timah nomor 1 di dunia.

Kebutuhan dunia akan timah berkisar di angka 200.000 ton per tahun dan Indonesia berkontribusi sebesar 40% atau sekitar 80.000 ton per tahun. Timah sangat dibutuhkan sebagai komponen vital bagi industri elektronik dan manufaktur.

Kebutuhahn akan timah semakin hari semakin besar ditandai dengan perkembangan industri elektronik dan digital, karena sifat dari timah yang baik sebagai konduktor listrik menjadikan peran timah di Industri semakin penting.

Nah, Pemerintah Indonesia mengatur tata niaga perdagangan timah murni batangan (Tin Ingot) tujuan ekspor dengan menerbitkan Permendag No. 32/M-DAG/Per/6/2013, di mana timah wajib diperdagangkan terlebih dahulu di bursa sebelum di ekspor. Di sinilah peran signifikan bursa komoditi seperti bursa saham. Karena itu, Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) memegang peranan penting sebagai pasar perdagangan komoditas.

Peraturan itu memiliki tujuan sangat penting bagi kemajuan perdagangan timah Indonesi di dunia. Pemerintah memiliki tujuan yaitu: harga timah Indonesia menjadi acuan harga timah murni dunia, kepastian mutu timah Indonesia, mencegah transfer pricing, pencegahan pelarian devisa harga timah murni dunia, dan kepastian pendapatan pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari royalti.

Alhasil, perlu fokus dan satu wadah bursa komoditi dan derivatif di Indonesia. Apabila tidak fokus dan ada bursa timah yang lain selain BKDI, tentu akan merusak lintas perdagangan ekspor timah itu sendiri. Di negara mana pun di dunia, tak ada yang memperdagangkan komoditas yang sama di dua bursa.

Adanya operasi dua bursa timah saat ini dapat berpengaruh signifikan terhadap harga. Ya, harga timah kita akan terjun drastis. Indonesia sebagai acuan harga timah dunia akan menjadi isapan jempol belaka. Karenanya, Pemerintah harus bertindak cepat untuk mengatasi kondisi ini.

Dua Bursa Timah Bakal Bikin Eksportir Timah Indonesia “Nyungsep”
Klik untuk komentar

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top