Ekonomi

Ekonomi Pancasila, Strategi Hadapi Krisis Pandemi Covid-19 |BCC Indonesia

Pemerintah klaim telah menerapkan ekonomi Pancasila dalam krisis pandemi

BBCINDO.COM, — Pancasilanomics (Ekonomi Pancasila) menjadi strategi adaptasi kehidupan bangsa Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19.  Prinsip-prinsip Pancasila telah diterapkan dengan optimal dalam kebijakan ekonomi di Tanah Air.


Hal ini disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Arif Budimanta, saat menjadi narasumber dalam Kelas Kader Bangsa Pancasilanomics Academy Batch II bertajuk ‘Landasan Dasar: Pancasilanomics dan Mitos Indonesia Adil dan Makmur’, dalam keterangannya, Jumat (29/10)


Arif mengatakan kebijakan pemerintah selama masa pandemi Covid-19 tidak hanya fokus pada korporasi besar tetapi juga kelompok masyarakat berpenghasilan kecil hingga pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Terlebih, pandemi membuat ketimpangan antar individu dan wilayah semakin lebar. 


“Untuk itu, pemerintah terus beradaptasi dengan kondisi pandemi mengambil langkah-langkah konkritnya dengan tetap berasaskan Pancasila dan UUD 1945 untuk melakukan transformasi struktural perekonomian nasional,” ujar Arif. 


Arif menambahkan, pemerintah memberikan sejumlah alokasi sumber daya, kebijakan dan kemudahan bagi pelaku usaha. Salah satunya, memberikan akses pembiayaan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM dengan bunga sebesar 6 persen, bahkan 3 persen pada 2021.


Sebelumnya, pelaku usaha yang mendapatkan bunga rendah diantara 6-8 persen hanya diperuntukkan bagi korporasi besar.


“Kebijakan capital reform ini diharapkan dapat mempersempit ketimpangan dalam kepemilikat aset dan akses bagi dunia usaha sehingga dapat mencapai tujuan akhir yaitu penciptaan lapangan kerja yang layak bagi kehidupan kemanusiaan sehingga masyarakat bekerja dengan sejahtera, merdeka. Dan tercapainya keadilan dan kemakmuran,” ungkap Arif.


Lebih lanjut, kata Arif, pemerintah juga melakukan berbagai adaptasi kebijakan moneter, kebijakan fiskal hingga memastikan inflasi, suku bunga dan persoalan ketenagakerjaan guna perekonomian Indonesia kembali pada track awal yang adil dan sejahtera.


“Melalui adaptasi dengan meminimalkan risiko penularan Covid-19 melalui sosial distancing dan stimulus yang mendukung ketenagakerjaan saat pandemi. Kita mampu keluar dari resesi ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi kita mencapai 7 persen lebih di Kuartal II 2021 dan kemiskinan dan pengangguran pengalami penurunan. Melalui Pancasilanomics ini, bangsa Indonesia mampu mengamanatkan UUD 1945 untuk melindungi, memajukan, mencerdaskan, melaksanakan ketertiban dunia,” kata dia. 


Kelas Kader Bangsa Pancasilanomics Academy Angkatan Kedua pada Sesi Pertama ini diikuti oleh 60 peserta. Kelas ini dibuka secara gratis untuk umum, khususnya bagi mahasiswa dan pelaku UMKM.  



Sumber Berita

Klik untuk komentar

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top