Ekonomi

Kerja sama Pertamina-ADNOC Pastikan Pasokan LPG  |BCC Indonesia

Pertamina menyebut kerja sama dengan ADNOC untuk jaga pasokan LPG Nasional

BBCINDO.COM, JAKARTA — Pertamina menandatangani Sales Confirmation Agreement LPG dan Sulphur yang memastikan Pertamina mendapatkan pasokan LPG dan Sulphur dari Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), Jumat (5/3). 


Penandatangan ini dilakukan Vice President Trading & Other Business Sub Holding Commercial & Trading (SH C&T) PT Pertamina (Persero), Maya Kusmaya dengan Senior President International Relations ADNOC, Salem Al Meheiri dalam kegiatan Business Forum Indonesia – Emirates Amazing Week (IAEW) dan disaksikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan serta Menteri Energi dan Infrastruktur Persatuan Emirat Arab (PEA), Suhail Al Mazroeui.


Direktur Pemasaran Pusat & Niaga PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero), Hasto Wibowo mengatakan kebutuhan LPG nasional pada 2022 diperkirakan akan mencapai 8,30 juta ton san meningkat menjadi 9,12 juta ton pada 2023, dan 10,01 juta ton pada 2024. 


Hasto menyampaikan kerja sama ini memastikan keamanan pasokan LPG nasional yang diproyeksikan terus meningkat setiap tahunnya. “Saat ini balance kebutuhan impor LPG nasional mencapai 6 juta ton per tahun, harapannya dengan kerjasama ini Pertamina dapat memperluas sumber pasokan dan menjaga kestabilan pasokan,” ujar Hasto dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (6/3).


Hasto menambahkan, perjanjian ini dimungkinkan diperpanjang setiap tahunnya dengan tetap dilakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum perjanjian berakhir. Hasto mengatakan kerja sama ini merupakan salah satu strategi pengadaan bundling produk LPG dan petrokimia yang dibeli langsung dari produser. 


“Diharapkan kerja sama ini dapat menciptakan peluang kolaborasi jangka panjang untuk produk LPG dan petrokimia dengan tentunya tetap memperhatikan perkembangan dari bisnis petrokimia serta mengacu kebijakan bauran energi nasional sebagaimana tercantum dalam RUEN,” tambah Hasto. 


Sementara itu, Senior President International Relations ADNOC, Salem Raheb Al Meheiri menyambut baik kerja sama strategis dengan Pertamina. “Sebagai salah satu produsen LPG, minyak mentah, dan Petrokimia terbesar di dunia, ADNOC menjamin akan memasok produk dengan handal ke Indonesia,” ujar Saleem.


Duta Besar RI untuk PEA Husin Bagis juga turut menyambut positif penandatangan yang dilakukan oleh Pertamina dan ADNOC tersebut. “Dari KBRI kami berharap realiasi kerjasama di bidang pasokan LPG dan Sulphur ini dapat membuka peluang kerjasama lain seperti Petrokimia, maupun downstream industry lainnya di masa mendatang,” kata Husin.



Sumber Berita

Klik untuk komentar

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top