Hukum

RS Pertamina Jaya Lakukan 1.400 Tes PCR per Hari |BCC Indonesia

Tes PCR digelar RS Pertamina Jaya untuk deteksi Covid-19.

BBCINDO.COM, JAKARTA — Rumah Sakit (RS) Pertamina Jaya didukung laboratorium canggih untuk mendeteksi pasien Covid-19 dengan alat tes polymerase chain reaction (PCR). RS yang merupakan salah satu rujukan Covid-19 itu bisa melakukan tes PCR hingga 1.400 sampel setiap harinya.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menyebut penyediaan lab canggih disertai peralatan tes yang mutakhir sejalan dengan posisi RS Pertamina Jaya sebagai rumah sakit rujukan Covid-19.

“Dukungan peralatan yang memadai di RS Pertamina Jaya diharapkan bisa mendukung upaya Pemerintah melakukan rapid test secara cepat dan akurat sehingga bisa memetakan dan mencegah penyebaran Covid-19,” kata Fajriyah dalam siaran pers, Kamis (7/5).

Fajriyah menyebut peralatan tes PCR yang tersedia di lab RS Pertamina Jaya – lain Verecrop, LightCycler 480, alat ekstraksi magna pure 98 dan cobas 6800 yang bekerja secara semi otomatis. Alat ini mampu mendeteksi sampel secara cepat dan akurat dengan kapasitas per harinya bisa mencapai 1.400 sampel.

“RS Pertamina Jaya juga memiliki fasilitas  drive thru swab test untuk masyarakat umum di halaman parkir RSPJ,” ujar Fajriyah.

Direktur Keuangan Pertamedika IHC, Catur Dermawan, menjelaskan kegiatan drive thru swab test ini dilakukan dari Senin sampai Jumat pukul 09.00 hingga pukul 14.00 WIB. Saat pemeriksanaan swab test, pasian tetap di dalam mobil dan petugas kesehatan akan melakukan mengecekan dari luar kendaraan.

Pendaftaran dan penjadwalan dilakukan secara online melalui nomor whatsapp 082111365121. Biaya yang ditetapkan untuk tes mandiri tersebut cukup kompetitif dengan RS lainnya. Ketika dibuka hari pertama swab test pada 4 Mei 2020, tercatat sudah ada 33 orang yang telah menjalankan tes mandiri tersebut.

“Dengan teknologi Laboratorium yang canggih, RSPJ menyiapkan swab test untuk masyarakat umum yang ingin memeriksakan secara mandiri dan hasilnya dapat diketahui pada H+1 yang disampaikan melalui WA atau email,” sebut Catur. 

 

 



Sumber Berita

Klik untuk komentar

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top