Dunia

Taipan Judi Makau Stanley Ho Meninggal pada Usia 98

Stanley Ho, orang yang berjasa mengubah Makau dari semula bekas koloni Portugis yang sepi menjadi salah satu pusat judi dunia, meninggal pada usia 98 tahun. Putrinya, Pansy, mengatakan Ho meninggal hari Selasa di sebuah rumah sakit di kota asalnya, Hong Kong.

Ho adalah anak dari keluarga yang pernah kaya dan berpengaruh di Hong Kong, yang kemudian habis kekayaannya pada masa Depresi Besar tahun 1930-an. Ia melarikan diri ke Makau pada masa Perang Dunia II sewaktu pasukan Jepang merebut Hong Kong. Ia membangun kekayaannya dengan menyelundupkan barang-barang mewah dari Makau ke China, dan mengubah usaha ini menjadi perusahaan dagang yang sukses.

Kerajaan judi Ho dimulai sewaktu ia berhasil dalam upayanya memonopoli kasino dari pihak berwenang Portugis pada tahun 1962. Ia membangun pelabuhan untuk mengangkut penjudi dengan taruhan tinggi dari Hong Kong ke kasinonya. Ia juga memiliki saham di sejumlah bisnis di kompleks kasinonya, termasuk pusat-pusat perbelanjaan, hotel-hotel mewah dan arena pacuan kuda.

Sewaktu China menguasai Makau dan membukanya bagi kompetisi asing pada tahun 2002, Ho terkenal bukan hanya karena kekayaannya, tetapi juga gaya hidupnya yang flamboyan, kecintaannya pada ballroom dancing dan 17 anak dari empat istri. Ia terpaksa merestrukturisasi bisnisnya pada tahun 2012 setelah terjadi perselisihan hukum di dalam keluarganya. Sejumlah tuduhan diajukan terhadap Ho bahwa ia memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok penjahat yang dikenal sebagai triad, tuduhan yang ia bantah. [uh/ab]



Sumber Berita

Klik untuk komentar

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top