Politik

Wapres: Pantau Kepulangan WNI Hingga Tiba ke Daerah Asal |BCC Indonesia

Pemerintah telah menetapkan jalur baik udara maupun laut untuk kedatangan WNI.

BBCINDO.COM, JAKARTA — Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta skema pemulangan warga negara Indonesia (WNI) ke Tanah Air yang telah ditetapkan Pemerintah dijalankan dengan benar. Ma’ruf mengatakan, persiapan dimulai dari kedatangan WNI di pintu-pintu masuk yang telah ditetapkan hingga tiba di daerah asal.

Skema tersebut dibahas dalam rapat terbatas Presiden Joko Widodo dengan jajaran para menteri dan pejabat terkait. “(Juga) lakukan pantauan kepulangan (WNI) hingga ke daerah masing-masing, agar sesuai protokol kesehatan,” ujar Ma’ruf melalui akun instagram resminya @kyai_marufamin, Senin (11/5).

Ia mengungkapkan, ada beberapa jalur masuk yang telah ditetapkan untuk kedatangan para WNI dari luar negeri tersebut. Jalur masuk itu – lain melalui udara yakni Bandara Udara Soekarno Hatta, Bandara Ngurah Rai di Bali.

Sedangkan jalur laut melalui Pelabuhan Tanjung Benoa, Pelabuhan Tanjung Priok, Batam dan Tanjung Balai bagi pekerja migran dari Malaysia.

Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi menegaskan WNI yang kembali ke Tanah Air harus menjalankan protokol kesehatan. Hal ini demi mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19 dari WNI yang baru kembali dari luar negeri.

Dalam rapat terbatas hari ini, Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar protokol kesehatan dilakukan secara ketat dan disiplin di semua pintu masuk baik udara, darat maupun laut.

“Pemberlakuan protokol kesehatan telah diatur dalam surat edaran Menkes Nomor 313 tahun 2020, sekali lagi kami sangat mengharapkan kiranya semua WNI yang baru tiba secara disiplin dan ketat menjalankan protokol kesehatan demi kesehatan anda dan masyarakat,” ujar Retno.

Ia mengungkap, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan menyiapkan buku panduan pelaksanaan karantina mandiri untuk para WNI. Nantinya, proses karantina mandiri para WNI akan melibatkan Pemerintah daerah, tempat WNI kembali.

“Sesuai arahan Wapres, daerah perlu juga disiapkan untuk menerima mereka kembali di daerah masing masing. tentu koordinasi dan kerjasama – daerah dengan daerah dan daerah dengan pusat jadi kunci,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan kepulangan puluhan ribu WNI dari luar negeri ke Tanah Air. Mereka diantaranya berasal dari Malaysia, Arab Saudi, Mesir, Oman, Aljazair, Bangladesh, negara di Asia lainnya, serta WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK). 



Sumber Berita

Klik untuk komentar

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top